Memahami Algoritma Facebook (EdgeRank*)


Dari dulu pengen banget memahami algoritma dasar dari Facebook ini walaupun konsekwensinya jadi mesti nge-update terus topik ini karena Facebook terkenal dengan berubah mulu baik dari sisi interface, fitur, maupun algoritma newsfeed nya. Karena ada kesempatan bikin planning untuk beberapa akun social media di tempat saya bekerja, akhirnya nyemplung juga ke beberapa resources yang membahas soal algoritma Facebook yang masih sering disebut EdgeRank* ini. Supaya makin nempel informasinya, saya share ya di blog ini.. Yuk simak!


Kenapa Harus Tahu Soal Facebook's EdgeRank*?

Sebagai Digital Marketer, alasan gw mewajibkan diri kudu faham soal EdgeRank ini karena ini berkaitan dengan bagaimana postingan yang kita rilis di Facebook Page akan muncul di News Feeds fans kita yang artinya akan berpengaruh terhadap jumlah Reach dari setiap postingan yang kita rilis di Page. Karena pada akhirnya percuma aja sih kalau punya Page yang jumlah Fans nya udah ratusan ribu tapi jumlah reach per post nya cuma ratusan. Mengingat umumnya kebiasaan pengguna Facebook itu lebih dari 40% dari waktunya berada di News Feed, maka hal ini sangat penting dan perlu banget untuk kita fahami walau agak teknis.

Menurut gw, memahami EdgeRank ini juga sama pentingnya seperti para Search Marketers yang wajib memahami algoritma Google seperti Penguin, PageRank, Hummingbird, dll.

EdgeRank Terbagi ke 3 Bagian Utama

Terdapat 3 bagian utama, yaitu: Affinity, Weight, dan Time Decay dengan penjelasan singkat masing-masingnya seperti ini:


  1. Affinity adalah kualitas hubungan antara content creator dan users. Artinya jumlah interaksi antara users dan Page di masa lalu berpengaruh terhadap dimunculkan atau tidaknya postingan kamu di News Feeds users. Jadi, jika di masa lalu user A pernah nge-klik, nge-like, atau kasih comment di postingan kita, EdgeRank menilai si user A akan merasa tertarik untuk menerima postingan kita lagi dan menempatkan postingan kita sebagai prioritas untuk dimunculkan di News Feed si user A.
  2. Weight adalah bobot yang diberikan dari setiap interaksi yang didasarkan pada jenis postingan. Facebook menerapkan hirarki postingan berdasarkan jenisnya. Jenis foto dan video adalah prioritas pertama, links kedua, dan teks adalah yang paling bawah. Interaksi dari users yang lainnya dapat berpengaruh juga. Misalnya, comments dinilai lebih berbobot dibanding likes, tapi keduanya berpengaruh terhadap bobot penilaian secara keseluruhan. Jadi, status yang hanya terdiri dari teks saja dengan 70 likes dan 15 comments akan cenderung muncul di Newsfeed daripada jenis postingan foto dengan engagement nol besar.
  3. Time Decay diartikan sebagai seberapa 'tua' postingan kita. Semakin 'tua' postingan kita, semakin kecil peluangnya untuk ditampilkan di Newsfeed users. Tapi tidak bersifat kaku gitu saja. Untuk users yang hanya login ke Facebook sekali atau dua kali seminggu, postingan kamu akan relevan untuk lebih lama daripada users yang login dua kali sehari.

4 Hal yang diperiksa EdgeRank Dari Setiap Postingan

  1. Jejak sejarah interaksi users dengan author: Semakin user engage dengan teman/page, postingan tersebut semakin berpeluang untuk tampil di Newsfeed.
  2. Jejak sejarah interaksi users dengan tipe postingan: Kalau user seringkali engage dengan tipe postingan tertentu, tipe postingan tersebut berpeluang sering untuk tampil di Newsfeed user.
  3. Reaksi dari users lainnya untuk postingan tersebut: Semakin banyak users yang engage terhadap postingan tertentu, maka postingan tersebut semakin berpeluang untuk tampil di Newsfeed.
  4. Jumlah komplain atau respon negatif pada postingan tersebut: Semakin banyak respon negatif terhadap postingan tersebut, semakin kecil peluangnya untuk tampil di Newsfeed.
Kita juga harus mempertimbangkan kompetisi yang terjadi di waktu yang sama. Misal, user A adalah fans dari ratusan Pages di Facebook, user A ini juga cukup engage dengan 8 Pages. Maka kompetisi antara 8 Pages ini sangat mungkin terjadi dalam mengisi Newsfeed si user A. Jika 4 dari 8 Pages ini merilis konten di waktu yang sama, tentunya EdgeRank akan menilai sesuai dengan itung-itungannya.. Dan kompetisi ini gak hanya antar Page lho ya, tapi juga antar user (personal)... Wah, jadi makin rumit ya..

Jadi Sebaiknya Kita Lakukan 5 Hal ini nih...

  1. Bikin postingan secara reguler (khususnya di hari kerja). Untuk mengontrol Time Decay, sebaiknya kita merilis postingan secara reguler. Pake third-party tools semacam Hootsuite atau Buffer adalah pilihan yang bisa memudahkan kita dalam mengatur scheduled posts.
  2. Bikin postingan foto yang menarik & mudah difahami. Untuk mengontrol Weight, sebaiknya kita menggunakan jenis postingan berupa foto. Tapi hindari penggunaan teks yang terlalu panjang. Gunakan foto yang mudah dimengerti users (biasanya gw tambahin teks headline pake photoshop, etc), baik itu yang bersifat informatif atau humor. Fakta juga nyebutin bahwa postingan jenis foto itu memiliki 39% lebih banyak dari sisi engagement dibandingan plain text atau links. Jadi sedikit banyak hal ini bisa ngebantu ningkatin Affinity score kita juga.
  3. Bangun interaksi lewat trik aktifitas pancingan. Kita tahu kalau Facebook sudah memperbolehkan lagi untuk Page mengadakan kontes di timeline (dulunya hanya boleh pake aplikasi third-party di FB App). So, ini peluang besar buat kita bikin konten yang sifatnya memancing agar fans kita memberikan respon berupa comment, like, atau share. Jenis postingan seperti 'pertanyaan', 'fill in the blank', tebak-tebakan, atau sejenisnya punya peluang lebih besar untuk mendapatkan respon (engagement) dari audience. Tentunya hal ini akan sangat membantu kita untuk meningkatkan Affinity score.
  4. Hindari potensi respon negatif. Gak heran lah ya kalau postingan kita dilaporkan sebagai spam atau melanggar ketentuan Facebook akan merendahkan skor EdgeRank kita. So, periksa lebih seksama lagi jangan sampai postingan kita berpeluang dinilai oleh users sebagai spam.
  5. Fokus pada kualitas konten. Facebook adalah wahana sosial yang memungkinkan kita (brand/personal) berinteraksi secara informal. Jadi gunakanlah wahana ini untuk memperkuat kualitas relationship kita dengan audience dengan menyediakan konten yang bisa membantu atau menghibur secara konsisten sehingga audience jadi merasa engage dengan kita. Kalau interaksi dengan audience kita semakin kuat yang ditandai dengan jumlah interaksi berupa share, comments, dan likes yang banyak dan berkualitas, EdgeRank akan memprioritaskan setiap postingan kita untuk tampil di Newsfeed, bahkan nempel terus di posisi paling atas.. Hmm..

Ujung-Ujungnya Masalah Kualitas Konten Juga Sih Ya..

Yuk diskusiin lebih lanjut di form comment di bawah ini..

*Penamaan EdgeRank ini masih banyak dipertanyakan karena algoritma terbaru dari Facebook sudah mengalami evolusi yang cukup banyak. Karena belum ada penamaan resmi dari algoritma Facebook terbaru, saya masih gunakan nama EdgeRank. Atau mungkin perlu dikasih EdgeRank Plus Plus barangkali? ha ha...
Post a Comment