Facebook's Atlas Versus Google's Doubleclick


Facebook membeli Atlas dari Microsoft dengan harga $100 juta tahun 2013 lalu. Tahun 2007 Atlas dibeli Microsoft senilai $6 milliar. Dulunya, langkah Microsoft membeli Atlas adalah untuk tetap bermain dalam kompetisi persaingan bisnis iklan online ketika Google mengakuisisi Doubleclick dan Yahoo mengakuisisi Right Media.


Dari report per Juli 2014 pada gambar ini menunjukan Atlas sejauh ini masih kalah jauh dari Doubleclick dari sisi usership.

Facebook pada awalnya memang mengkonfirmasi bahwa tujuan membeli Atlas bukan untuk berkompetisi dengan Google dalam industri iklan online melainkan untuk membantu marketers dalam memahami pembelanjaan media (measurement) pada platform Facebook.

Google memang masih menguasai persaingan display ads, sementara Facebook lebih kuat dari sisi platform iklan di media sosial. Jika Google sedang memperkokoh usership platform sosial medianya pada Google+, apakah Facebook akan mencoba menggeser dominasi Google pada persaingan display ads dengan Atlas-nya?

Yang jelas sekarang setelah setahun diakuisisi Facebook, Atlas terlihat sudah merevitalisasi kapabilitasnya dan terlihat lebih siap untuk kembali pada persaingan di bisnis iklan online.

Buat saya sebagai praktisi online marketing, saya menyambut gembira adanya persaingan antara dua raksasa bisnis iklan online ini. Semoga dari persaingan antara dua raksasa ini bisa menghasilkan platform manajemen iklan online yang jauh lebih canggih lagi. Tentunya yang tidak kalah penting dibanding yang lain, semoga dari sisi persaingan harga CPC & CPM juga menghasilkan harga yang semakin bersahabat, mengingat tarif CPC & CPM trendnya terus naik nih...

Post a Comment