Menentukan Target Pasar | Seri Ke-6 Konsep Dasar Online Marketing


Pada artikel sebelumnya saya membahas soal lima faktor kesuksesan suatu program online marketing, kini saya ingin membahas hal yang cukup penting yakni memahami audiens sasaran/target pasar. Siapa saja kah orang-orang yang seharusnya kamu jadikan target pasar? Apa yang mereka butuhkan & inginkan? Apa saja masalah yang mereka hadapi? Bagaimana kita bisa menolong mereka? Pemahaman target pasar kamu bisa sangat membantu memastikan bahwa audiens sasaran kita bisa memiliki koneksi yang kuat dengan setiap konten yang kita pasang di setiap media komunikasi online kita.

Kita harus memahami bahwa mentalitas yang dimiliki oleh pengguna internet kebanyakan adalah ‘apa yang ingin saya lihat adalah apa yang bisa memberikan apa yang saya inginkan’. Mereka ingin mendapatkan keuntungan dari melihat atau mencoba apa yang kita tawarkan. Untuk itu kita harus mengerti apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh mereka, lalu kita bisa datang dengan solusi menjawab kebutuhan-kebutuhan itu.


Untuk mendapatkan impresi positif dari target pasar, kita hanya punya waktu beberapa detik saja, yaitu ketika audiens sasaran melihat di detik-detik awal pada properti digital kita. Jika kita tidak mampu memanfaatkan momen tersebut dengan menangkap perhatian mereka, maka kita akan kehilangan peluang berharga.

Para pengguna internet dijejali dengan banyak tawaran iklan komersil maupun jenis konten internet non-komersil lainnya. Dengan kompetisi di dunia online yang semakin keruh, kita harus mampu menempatkan diri untuk mendapatkan perhatian dari target pasar. Untuk itu, kita perlu memahami karakter & kebiasaan mereka sehingga kita bisa memformulasikan strategi apa yang seharusnya disusun agar target pasar kita merasa bahwa kita relevan dengan kebutuhan mereka..

Menjaga kualitas traffic juga sangat penting untuk dilakukan. Seringkali kebanyakan dari kita menginginkan jumlah traffic yang besar namun suka mengabaikan sisi kualitas traffic. Sehingga konversi dari kunjungan terhadap aksi (klik, beli, isi form, dll) sangat kecil. Traffic yang besar akan percuma jika audiens yang berkunjung tidak relevan terhadap produk kita. Kita tidak mungkin mendatangkan pengunjung usia remaja ke toko perlengkapan bayi, bukan? Kualitas traffic yang lemah akan berpengaruh buruk terhadap konversi penjualan dan juga budget serta waktu yang sudah kita dedikasikan untuk program online marketing kita.

Kelolalah dengan baik semua sumber daya yang kita miliki dengan terlebih dahulu mengidentifikasi & menentukan profil target pasar kita dengan baik. Jika kita telah berhasil menentukan ceruk target pasar yang paling tepat untuk didekati, kita akan mampu menyusun strategi online marketing dengan efektif & efisien.

Berikut ini adalah daftar artikel lainnya dengan topik #KonsepDasarOnlineMarketing:
  1. Dasar-Dasar Online Marketing: Pendahuluan
  2. Dasar-Dasar Online Marketing: Apa Itu Online Marketing?
  3. Dasar-Dasar Online Marketing: Cara Kerja
  4. Dasar-Dasar Online Marketing: Komponen-Komponen
  5. Dasar-Dasar Online Marketing: Perencanaan & Strategi
  6. Dasar-Dasar Online Marketing: Menentukan Audiens Sasaran
  7. Dasar-Dasar Online Marketing: Menganalisis Efektifitas Program
  8. Dasar-Dasar Online Marketing: Merencanakan Pembuatan Website
  9. Dasar-Dasar Online Marketing: Mengoptimalkan Website
  10. Dasar-Dasar Online Marketing: Konten
  11. Dasar-Dasar Online Marketing: Mesin Pencarian
  12. Dasar-Dasar Online Marketing: Media Sosial
  13. Dasar-Dasar Online Marketing: Blog
  14. Dasar-Dasar Online Marketing: Beriklan Online
  15. Dasar-Dasar Online Marketing: Email
  16. Dasar-Dasar Online Marketing: Kesimpulan
  17. Dasar-Dasar Online Marketing: Tentang Strategi

Post a Comment