Menganalisis Efektifitas Program | Seri Ke-7 Konsep Dasar Online Marketing


Dalam menjalankan online marketing kita butuh menyusun rencana ide, mengeksekusi ide, lalu memonitor kinerja eksekusinya. Proses rencana-eksekusi-memonitor ini akan sangat menolong kita mengetahui apa yang sebaiknya kita lakukan dalam menggunakan waktu, energi, uang, dan sumber daya lainnya yang kita investasikan pada pelaksanaan program online marketing. Kita bisa melakukan pengukuran online marketing dari sisi kualitatif maupun kuantitatif. Contoh ukuran kesuksesan kualitatif bisa hal-hal seperti branding, membangun kredibilitas, dukungan terhadap tujuan bisnis di masa depan, dan membangun public relation.


Pengukuran kesuksesan kuantitatif biasanya berupa hal yang pengukurannya bersifat matematis seperti leads atau inkuiri via website, jumlah email signups, jumlah kunjungan, dan penjualan. Hal besar yang paling mendasar (dan berbeda dengan konvensional) dari online marketing adalah trackability. Kita diberikan informasi mengenai setiap aktifitas pengunjung website atau media sosial sehingga kita bisa menyimpulkan behaviour apa saja yang dilakukan pengunjung yang pada akhirnya bisa jadi masukan buat pengembangan serta improvement program online marketing kita kedepannya.

Hampir semua aplikasi yang biasa digunakan untuk kebutuhan online marketing menyediakan fitur pengukuran. Aplikasi  seperti Google Analytics, Webtrends, Hootsuite, Shoutlet, SproutSocial, dll memberikan fitur pelaporan yang memberikan kita gambaran kinerja dari kegiatan online marketing kita. Aplikasi seperti Google Analytics adalah salah satu tools yang powerful dari Google, hebatnya lagi kita diberikan keleluasaan untuk memformulasikan tujuan bisnis kita agar proses measurement bisa menyesuaikan dengan tujuan tersebut.

Google Analytics adalah tools web analytics yang paling umum dipakai. Jika kamu adalah pemula, saya sangat menyarankan untuk menggunakan aplikasi ini. Aplikasi ini bisa kamu gunakan secara gratis. Untuk tujuan yang lebih besar lagi, Google menyediakan Google Analytics Premium. Aplikasi ini dapat membantu kita mengukur volume kunjungan, sumber kunjungan, dan goals kuantitatif seperti penjualan, leads, email signups, conversion rate, dan keywords apa saja di Google yang menjadi awal kunjungan ke website kita.

Setelah memahami dasar dari metode pengukuran online marketing, selanjutnya pada seri ke-8 saya akan mengajak kamu untuk mempelajari dasar-dasar perencanaan pembuatan website agar website yang kamu buat bisa mendukung secara efektif untuk kesuksesan program marketing dan bisnis kamu secara keseluruhan.

Berikut ini adalah daftar artikel lainnya dengan topik #KonsepDasarOnlineMarketing:
  1. Dasar-Dasar Online Marketing: Pendahuluan
  2. Dasar-Dasar Online Marketing: Apa Itu Online Marketing?
  3. Dasar-Dasar Online Marketing: Cara Kerja
  4. Dasar-Dasar Online Marketing: Komponen-Komponen
  5. Dasar-Dasar Online Marketing: Perencanaan & Strategi
  6. Dasar-Dasar Online Marketing: Menentukan Audiens Sasaran
  7. Dasar-Dasar Online Marketing: Menganalisis Efektifitas Program
  8. Dasar-Dasar Online Marketing: Merencanakan Pembuatan Website
  9. Dasar-Dasar Online Marketing: Mengoptimalkan Website
  10. Dasar-Dasar Online Marketing: Konten
  11. Dasar-Dasar Online Marketing: Mesin Pencarian
  12. Dasar-Dasar Online Marketing: Media Sosial
  13. Dasar-Dasar Online Marketing: Blog
  14. Dasar-Dasar Online Marketing: Beriklan Online
  15. Dasar-Dasar Online Marketing: Email
  16. Dasar-Dasar Online Marketing: Kesimpulan
  17. Dasar-Dasar Online Marketing: Tentang Strategi

Sumber gambar: efgconsultingworldwide.com

Post a Comment